Teknik industri adalah cabang dari ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan, implementasi, dan evaluasi sistem integral dari manusia, pengetahuan, peralatan, energi, materi, dan proses.

Apa itu Jurusan teknik industri?


Jurusan teknik industri itu sebenarnya belajar mengenai banyak hal. Kita tidak hanya belajar mengenai sains, namun juga sosial. Cakupannya luas, bahkan banyak juga pelajaran jurusan lain yang kami pelajari meskipun tidak sedetail jika dipelajari di jurusan khusus. Intinya, jurusan ini mengajarkan bagaimana kita bisa membuat segala sesuatu menjadi lebih efisien, baik dari segi sistem, biaya, waktu, dll, sehingga pada akhirnya bisa memberi keuntungan lebih dan menekan biaya yang dibutuhkan. Hal yang kami pelajari di teknik industri juga adalah pola pikir dan cara kami menyelesaikan masalah (problem solving skill) dan juga kemampuan analisa. Teknik industri bukanlah mengenai teori-teori saja, tapi juga mengenai cara berpikir dan menganalisa dan memecahkan masalah. Hal ini dapat kami pelajari karena pelajaran-pelajaran di teknik industri sangat realistis dan dapat diterapkan di berbagai bidang.

Apa aja yang dipelajari di jurusan ini?

Yang dipelajari di jurusan ini sangat bervariasi dan juga sangat luas. Kami belajar banyak hal dimulai dari hal-hal teknis hingga hal-hal manajerial, sehingga kami dapat memiliki kemampuan untuk melihat sebuah persoalan dari perspektif yang lebih luas, yaitu dari beberapa sisi dan juga dapat melihat suatu persoalan secara lebih komprehensif dibandingkan dengan jurusan-jurusan lainnya. Pelajaran-pelajaran yang kami pelajari juga bervariasi, ada yang hitungan, logika, konsep, pengertian, hafalan, dan lainnya.

Apa skill yang lebih diutamakan untuk jurusan ini?

Karena jurusan teknik industri ini mencakup banyak sekali hal, maka tidak dapat disebutkan secara spesifik skill yang paling diutamakan di jurusan ini karena sebenarnya kami justru menggabungkan semua skill yang ada dalam jurusan teknik industri ini. Namun demikian, mungkin ada 1 skill yang hampir digunakan dalam semua mata kuliah teknik industri, yakni skill berpikir secara logis dan analitis untuk dapat memecahkan sebuah masalah (problem solving). Apabila kita mempunyai skill tersebut, maka semua pelajaran teknik industri tidak akan menjadi hal yang sulit.
Ok,  jadi jurusan teknik industri tidak hanya bisa dipilih oleh anak-anak IPA ya, tapi IPS juga bisa. Setelah lulus nanti, bidang pekerjaan apa saja yang potensial dari jurusan teknik industri?
Bidang pekerjaan yang potensial dari jurusan teknik industri sangatlah luas. Pekerjaan-pekerjaan potensial teknik industri bervariasi dari bidang manufaktur, manajerial, keuangan, konsultasi, entrepreneur, dan lain-lain. Alumni-alumni Teknik Industri UPH sendiri juga banyak yang bekerja di perbankan, perusahaan konsultan, perusahaan perminyakan, dan lainnya.

Apa yang menurut kalian paling berat kuliah di jurusan ini?
Sebenarnya untuk pertanyaan yang satu ini kembali ke mahasiswa masing-masing. Ada mahasiswa yang mungkin merasa pelajaran yang berbau logika membuat mereka lebih tertarik ketimbang pelajaran yang banyak hafalan dan konsepnya, dan ada juga yang sebaliknya. Kalau untuk kami, yang paling berat mata kuliah yang mewajibkan kami membuat banyak sekali laporan, paper, pengamatan dan lain sebagainya seperti Entrepreneurship dan Enterprise Resource Planning.

Jadi gimana supaya tetap enjoy selama kuliah?

Secara spesifik, karena kami berkuliah di teknik industri UPH, menurut kami hal yang paling membuat kami enjoy berada di jurusan ini adalah teman-temannya yang seru dan kompak. Keberadaan teman-teman inilah yang membuat kami semakin semangat untuk belajar karena mereka bisa membuat kami lupa sejenak akan pelajaran-pelajaran di yang terkadang sangat sulit. Selain itu, hal yang membuat kami enjoy di teknik industri UPH juga karena pelajarannya sangat realistis dan kami bisa menggunakannya hampir dalam segala bidang yang kami tekuni. Tidak hanya kami belajar mengenai teori, namun juga teori tersebut mengasah logika kami dalam kehidupan sehari-hari.
Teknik Industri adalah ilmu yang mempelajari tentang desain,instalasi,dan pengembangan dari suatu sistem yang terintegrasi.Maksudnya sistem terintegrasi yaitu sistem yg di dalamnya saling berhubungan seperti manusia,lingkungan,teknologi,informasi,d... lain sebagainya.Kemudian di optimasi dan di improve agar menghasilkan sistem yang lebih baik.

Jadi inti dari teknik industri adalah teknik yang mempelajari tentang sistem gitu..Atau lebih tepatnya Sosio-Technical System -->Sosio=menyangkut orang dan Technical= menyangkut Teknologi.
Berarti Sistem yang didalamnya ada faktor orang dan teknologi yang saling berhubungan/terintegrasi.
Kalau di teknik2 lain kan kita harus mempelajari satu bidang itu2 sampai dalam bgt,co:T.Kima belajarnya cuman utek2 masalah kimia doank .Akan tetapi kalau di teknik industri ,masing2 ilmu di teknik di comotin dikit2 dek.Lalu setelah kita tau dasarnya ilmu itu saatnya tugas kita untuk mengoptimasi ilmu2 tadi kedalam sebuah sistem.Lah terus kita dalemin optimasi sistemnya.

Dan ingat yahh..heheehe -Di teknik Industri kita hanya bisa jalan kalau suatu produksi sudah mencapai taraf &skala massal/industri.
Nanti disana akan diajarin bagaimana cara berfikir System,cara mengoptimalkan temen2 kita (di teknik.fisika,kimia dll) yang bekerja di pabrik,bagaimana cara membuat system yang terintegrasi,operation Research,Design Produk,Mamajemen Sistem,dll,.Bagaimana cara menyelesaikan

Seorang Industrial Engineer itu memiliki peran yang penting dalam sebuah perindustrian,bayangkan saja kabarnya seorg Industrial Engineer yang handal dalam mengoptimasi biaya produksi pabrik skala besar,sanggup memotong biaya2 yang tdk diperlukan,memperbaiki alur produksi,meminimalisasi kerugian dan brang yg reject dll,Sehingga kabarnya bisa menghemat sampai Miliaran rupiah Lo.Maka jangan heran kalo para lulusan teknik industri udah kerjanya enak,gajinya juga cukup menggiurkan( gak salahkan,lawong udah dihemat sampai miliaran rupiah pasti gajinya juga lumayan)..Hmmm.

Kuliah disini terbilang cukup nyantai dibandingkn temen2 tenik lain yang kerjaanya ngerjain tugas di kampus aja..Sumpah deh gk bohong..hehee..Malah mreka lebih sering di kampus drpada di rumah.Kampus is My Life
Industri banyak dibilang adalah manajemenya IPA.Thats is Bulshitt..
Kenapa Bulshiit --> karena Industri tdk lah sesederhana itu.Industri is more compex ,more beautiful.
Industri adalah Intinya cuman belajar What is SYSTEM ? tapi kita juga blajar tentang manajemen,ekonomi,mat,fis,kimia,ergonomi dll..
Kebanyakan lulusan Teknik Industri sekarang jadi manajer2 di Perusahaan terkenal baik di luar maupun di dalam negeri...Meskipun kelak saya ingin Berwirausaha - Entrepreneur..haha
Banyak lah keuntungan masuk disini peluang Hidupmu sangat besar..gak akan nyesel deh saya Jamin..hahha
 Manajemen Industri
Bidang keahlian Manajemen Industri adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk penciptaan dan peningkatan nilai sistem usaha melalui fungsi dan proses manajemen dengan bertumpu pada keunggulan sumber daya insani dalam menghadapi lingkungan usaha yang dinamis. Jenis bidang keilmuan yang dipelajari dalam Manajemen Industri antara lain adalah Manajemen Keuangan, Manajemen Kualitas, Manajemen Inovasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Manajemen Keputusan dan Ekonomi Teknik.
Kenapa Harus Teknik Industri?
Teknik Industri itu Efisien, dan banyak bidang digeluti. Mulai dari Mesin, Desain, Manajemen, Program Komputer, Ekonomi, Akuntansi, Fisiologi, Statistika, sampai Ergonomi. Semua itu muncul di jurusan Teknik Industri.
Apa sih Teknik Industri itu?
Pada dasarnya, ilmu Teknik Industri dapat dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, dan Sistem Industri dan Tekno Ekonomi.
 Sistem Manufaktur 
Sistem Manufaktur adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral yang terdiri dari manusia, mesin, material, energi, dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya. Jenis bidang keilmuan yang dipelajari dalam Sistem Manufaktur ini antara lain adalah Sistem Produksi, Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Pemodelan Sistem, Perancangan Tata Letak Pabrik, dan Ergonomi.
  • Manajemen Industri
Bidang keahlian Manajemen Industri adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk penciptaan dan peningkatan nilai sistem usaha melalui fungsi dan proses manajemen dengan bertumpu pada keunggulan sumber daya insani dalam menghadapi lingkungan usaha yang dinamis. Jenis bidang keilmuan yang dipelajari dalam Manajemen Industri antara lain adalah Manajemen Keuangan, Manajemen Kualitas, Manajemen Inovasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Manajemen Keputusan dan Ekonomi Teknik.
Sistem Industri dan Tekno Ekonomi

Bidang keahlian Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan daya saing sistem integral yang terdiri atas tenaga kerja, bahan baku, energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah. Bidang keilmuan yang dipelajari di dalam Sistem Industri dan Tekno Ekonomi antara lain adalah Statistika Industri, Sistem Logistik, Logika Pemrograman, Operational Research, dan Sistem Basis Data
Oh gitu! Belajarnya apa aja sih?
Di Teknik Industri, khususnya di Tingkat Pertama, kita belajar Mata Kuliah yang di SMA sendiri sudah diajarkan. Seperti : Matematika Dasar, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris, Pancasila, tambahannya berupa Pengantar Teknik Industri, Konsep Teknologi, Gambar Teknik, dan Pengantar Ilmu Ekonomi. Tergantung Institut atau Universitas nanti kalian aja kalo soal Mata Kuliah mah. Tapi hampir sebagian besar sama kok kayak yang saya sebutkan. Belajarnya juga menurut saya Susah-Susah gampang kok. Kalo kalian udah menguasai pelajaran waktu SMA, yakin deh bisa. Coba buka-buka lagi buku-nya. Asal kita-nya Rajin, yakin Bisa deh! :)
Wah.. Kayaknya Asyik! Nanti Kerjanya Gimana Tuh?
Seorang alumni Teknik Industri memiliki prospek kerja yang sangat luas, beberapa diantaranya adalah:
  • Bidang produksi/ operasi dan penjaminan mutu 
    • Lulusan TI sangat dibutuhkan khususnya untuk menangani perencanaan dan pengendalian produksi, pengendalian kualitas, pengembangan sistem manajemen kualitas. Hampir semua perusahaan membutuhkan ini, khususnya perusahaan manufaktur seperti Toyota Astra Motor, PT Rekayasa Industri, PT Krakatau Steel, dll.
  • Bidang sistem informasi 
    • Posisi yang biasanya diduduki lulusan TI misalnya staf IT, staf dalam pemasangan sistem informasi, bahkan banyak alumni yang membuka usaha di bidang software house. Perusahaan yang membutuhkan lulusan TI misalnya: SAP Indonesia, Oracle Telekomsel, Pertamina, P&G, dll.
  • Bidang pemasaran
    • Beberapa posisi yang biasanya ditempati oleh lulusan TI misalnya market research, technical sales, dll. Misalnya di perusahaan P&G, Unilever, Nestle, Astra, dll.
  • Bidang logistik
    • Perencanaan dan pengelolaan sistem distribusi merupakan bidang yang mulai banyak dimasuki oleh lulusan TI seperti di P&G, PT Semen Gresik, dll.
  • Bidang manajemen sumber daya manusia
    • Pengelolaan sumber daya manusia mulai dari masalah rekruitmen, pengembangan sistem penggajian dan manajemen personalia termasuk pengembangan SDM dalam pelatihan. Alumni TI yang bekerja di bidang ini misalnya di PT Semen Padang, P&G, dll.
  • Bidang keuangan (bank dan asuransi)
    • Misalnya BNI, Bank Mandiri, Bank Niaga, dsb.
  • Bidang konsultasi manajemen
    • Misalnya Boston Consulting Group, Accenture, Nielsen Company, dsb.


Program Pendidikan
Program pendidikan sarjana terdiri dari dua tahap:
  1. Tahap Persiapan
    Diarahkan untuk membentuk landasan yang kuat dengan memberikan pendidikan dasar ilmu keteknikan yang bertumpu pada matematika dan fisika serta wawasan global mengenai Jurusan Teknik Industri
  2. Tahap Sarjana
  3. eban mata kuliah yang sudah menjurus dan memberi identifikasi konkrit akan disiplin Teknik Industri, antara lain : Analisa Numerik, Penggerak Mula, Industri Kimia, Proses Manufacturing, Akuntansi Biaya, Statistik Industri, Penelitian Operasional, Perencanaan Fasilitas, Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Analisa Keputusan, Pengendalian Kualitas Statistik, Manajemen Proyek, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Simulasi Sistem Industri.
Di dalam kurikulum yang dirancang, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan dan latihan dalam bentuk kuliah, asistensi, praktikum dan kerja nyata dalam industri.
Sebagai akhir dari proses pendidikan, mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan tugas akhir yang pada prinsipnya adalah pemecahan permasalahan industri secara nyata. Tugas akhir tersebut bersifat komprehensif, ditulis sesuai dengan norma-norma ilmiah dan dipertanggung-jawabkan dalam forum seminar dan ujian tugas akhir.
Di dalam kurikulum yang dirancang, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan dan latihan dalam bentuk kuliah, asistensi, praktikum dan kerja nyata dalam industri.
Sebagai akhir dari proses pendidikan, mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan tugas akhir yang pada prinsipnya adalah pemecahan permasalahan industri secara nyata. Tugas akhir tersebut bersifat komprehensif, ditulis sesuai dengan norma-norma ilmiah dan dipertanggung-jawabkan dalam forum seminar dan ujian tugas akhir.